Beranda > Berita Dunia Islam > Undang-Undang Pelarangan Cadar di Belanda

Undang-Undang Pelarangan Cadar di Belanda

AMSTERDAM —  Belanda tengah menyiapkan pelarangan total terhadap penutup wajah,yakni cadar di dalam bangunan sekolah dan di halaman luar. Aturan itu berlaku baik kepada guru, staff publik dan bahkan orang tua.

“Jika anda ingin berada di sana (di sekolah) sebagai petugas layanan, orang tua, guru, atau murid, maka anda akan membiarkan wajah anda terlihat,” tulis Menteri Pendidikan, Ronald Plasterk dalam surat kepada parlemen pada hari Senin (7/9) seperti yang dikutip oleh IslamOnline.com.

Ia mengatakan pada anggota parlemen jika target aturan pelarangan terhadap cadar tersebut akan diterapkan pada pertengahan 2009. Plasterk meyakini jika penutup wajah itu tidak cocok dengan proses pendidikan, mengingat komunikasi non-verbal pun sangatlah penting.

“Kebebasan beragama tidak seharusnya bertentangan dengan kebabasan anak-anak untuk pergi ke lingkungan sekolah dimana mereka dapat melihat wajah satu sama lain,” tegas Plasterk.

Sang menteri menginginkan jika pelarangan tersebut tidak hanya berlaku pada guru, murid, dan seluruh staff, tapi juga pengunjung yang memasuki lingkungan sekolah.

Ia mengatakan jika seluruh sekolah yang menerima dana dan subsidi pemerintah, termasuk sekolah Islam sekalipun, memiliki kewajiban untuk mentaati aturan pelarangan. Aturan tersebut dilaporkan hanya berlaku di tingkat pendidikan dasar wajib, tidak di fasilitas kejuruan lebih tinggi dan universitas.

Plasterk mengatakan jika orang dewasa sudah dapat menentukan sendiri untuk diri mereka apakah mereka memang ingin dikonfrontasikan dengan guru yang menggunakan cadar. Sementara ulama dan cendekiawan Muslim meyakini jika perempuan tidak memiliki kewajiban untuk menutup wajah dan tangan mereka.

Mereka percaya jika itu sepenuhnya pilihan perempuan untuk mengenakan cadr atau tidak.

Menteri Kesehatan, Ab Klink baru-baru ini juga mengumumkan mempertimbangkan kemungkinan pelarangan cadar di industri pelayanan kesehatan. Sementara pemerintah sedang mempersiapkan aturan berpakaian bercadar diluar ketentuan hukum dalam kementrian.

Awalnya kabinet telah mengumumkan jika mereka hendak menerapkan pelarangan pula di transportasi publik. Namun perusahaan transport mengatakan tak perlu karena wanita bercadar tidak memiliki ancaman resiko keamanan.

Premier Jan Peter Balkenende mengatakan jika cadar sebenarnya tidak sesuai dengan budaya masyarakat terbuka. Sebuah studi yang dilakukan tahun lalu mengatakan jika 100 wanita Muslim di Belanda, rutin mengenakan cadar. Muslim di Belanda saat ini mencapai 1 juta orang dari total populasi 16 juta penduduk./it

(Republika)

  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: