Beranda > Berita Dunia Islam > Nabi Palsu Dari Lampung Muncul Setelah SKB Ahmadiyah

Nabi Palsu Dari Lampung Muncul Setelah SKB Ahmadiyah

Kasus nabi palsu Mirza Ghulam Ahmad yang diyakini pengikut Ahmadiyah belum usai karena SKB 3 Menteri yang diterbitkan pemerintah dinilai tidak tegas, kini muncul lagi nabi palsu dari Lampung. Sang nabi palsu ini bernama Chandra Adnan Rasyad, berusia 52 tahun.

Menurut pengakuannya, di tahun 2002, setelah shalat ‘Isya ia membaca Kitab Suci Al-Quran Surat Al-Munafiqun ayat 11, tak berapa lama ada yang membisiki bahwa dirinya adalah rasul dan harus mendakwahkan ajaran Allah. Sejak mendapat wahyu dari Allah itu, ia terus berdakwah, namun sejauh ini belum ada pengikutnya, selain istri dan anak-anaknya yang berjumlah enam orang.

Menurutnya, Nabi Muhammad shallahu ‘alaihi wasallam bukanlah nabi akhir zaman, tetapi dirinyalah yang merupakan rasul terakhir. Saya tidak pernah percaya dengan Nabi Muhammad adalah nabi terakhir. Kalau dia nabi terakhir, tentunya Allah tidak akan berkata-kata atau pun berbicara kepada makhlukNya. Namun yang terjadi, Allah mau berbicara denganya melalui Al Qur’an yang saya baca dan perkataan itu disampaikan oleh Malaikat Jibril. Dengan begitu saya yakin, sayalah utusan Allah itu. Dalam bahasa arabnya adalah utusan. Utusan itu adalah rasul dan sayalah rasul itu, ujarnya yakin. (Harian Rakyat Lampung online edisi Jum’at, 13 Juni 2008 06:18:00).

Chandra yang mengaku sebagai nabi sekaligus rasul ini, mencampurkan ajaran yang terdapat dalam kitab Injil, Taurat, Zabur dan Al-Qur’an, dalam rangka untuk menemukan kebenaran sejati. Karena menurut pendapatnya, kebenaran sejati itu bukan monopoli nabi Muhammad saja, tapi juga milik nabi yang akan datang di kemudian hari.

Meski sudah menerima wahyu kenabian sejak 2002, namun baru saat ini ia mengumumkan status kenabiannya. Chandra yang bertempat tinggal di jalan Terusan Enim Gg Rajawali No 25 Kelurahan Sumurbatu, Kecamatan Telukbetung Utara ini, menyebarkan ajarannya melalui internet dan kepada orang-orang yang ditemuinya. Saat ini Chandra sedang membangun sebuah blog dan website yang akan mencatat semua wahyu yang diterima dari tuhan.

Aparat Kepolisian Kota Besar Bandar Lampung, Lampung, telah memeriksa Chandra (15 Juni 2008) karena telah meresahkan warga. Menurut Kepala Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Bandar Lampung Komisaris Polisi Namora Simanjuntak, kepolisian akan menjerat tersangka dengan pasal tentang penodaan agama.

Namun sampai saat ini belum ada berita yang menyampaikan informasi akan ada pembelaan dari AKKBB (Aliansi Kebangsaan untuk Kebebasan Beragama dan Berkeyakinan), sebagaimana mereka dengan gigih membela pengikut nabi palsu Ahmadiyah. Mungkin karena sang nabi palsu ini hanya sosok yang tidak punya pekerjaan tetap, dan terakhir kali berprofesi sebagai tukang las.

(Sumber: nahimunkar.com)

Kategori:Berita Dunia Islam Tag:
  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: