Beranda > Berita Dunia Islam > Mantan Pendeta Amerika Memperkenalkan Islam di Australia

Mantan Pendeta Amerika Memperkenalkan Islam di Australia

Brisbane, Yusuf Estes, mantan pendeta asal Amerika Serikat (AS) yang memeluk Islam sejak 1991, mengatakan distorsi informasi tentang Islam masih dijumpai dalam pemberitaan surat kabar dan televisi dunia. Dalam tampilan informasi mereka, masih banyak ditemukan kebohongan tentang agama samawi ini.

”Yang tepat dilakukan adalah mendapat pengetahuan yang benar tentang Islam dengan cara belajar langsung dari Al-Qur’an dan hadits. Untuk itu, diperlukan pemahaman bahasa Arab yang akan sangat membantu bagi mereka yang ingin mengetahui Islam dengan benar,” kata pria kelahiran Ohio (1944) itu, di depan ratusan warga berbagai bangsa dan agama yang menghadiri ceramahnya tentang Islam di auditorium Universitas Griffith (GU) Kampus Nathan, Brisbane, Australia, Selasa (10/6).

Salah paham dan ketakutan (fobia) terhadap Islam juga masih terus terjadi di masyarakat Australia. Ini akibat dari rendahnya pemahaman mereka terhadap Islam serta pemberitaan media setempat yang keliru dan tidak proporsional tentang Islam serta umat Islam.

Kesimpulan itu diperkuat dengan hasil penelitian pakar studi-studi keislaman dari Universitas Griffith, Halim Rane, bertajuk Knowing One Another: An Antidote for Mass Media Islam. Penelitian ini menegaskan besarnya kontribusi media Australia terhadap penciptaan kesalahpahaman publik terhadap Islam.

Yusuf Estes memperkenalkan Islam kepada masyarakat Australia di Brisbane mulai Senin (9/6) hingga 22 Juni 2008. Ini untuk membangun pengertian yang benar dan lebih proporsional tentang Islam dan pemeluknya (muslim).

Kehadiran Yusuf Estes didukung oleh Discover Islam Australia (Temukan Islam Australia), salah satu organisasi keislaman di Brisbane. Organisasi ini memiliki komitmen tinggi untuk mewujudkan perdamaian dan harmoni melalui pengenalan Islam yang benar kepada masyarakat Australia. Yusuf Estes, pendakwah yang lahir dan besar dalam keluarga kristiani asal daerah Midwest AS, memulai kegiatan dakwahnya pada Senin (9/6) malam di Masjid Lutwyche. Mantan delegasi KTT Perdamaian PBB untuk Para Pemimpin Agama itu berbicara tentang konflik dan koherensi.

Selama di Brisbane, Yusuf Estes juga mengupas kilas balik perjalanan spiritualitasnya, bagaimana kehidupan muslim di dunia Barat, serta memberikan lokakarya tentang dakwah Islam di masjid Kuraby, Holland Park, Darul Uloom, dan Gold Coast. Puncak kegiatan dakwah Yusuf Estes di Brisbane adalah ceramah umum tentang Islam kepada masyarakat non-muslim Queensland di aula Kota Brisbane, 22 Juni mendatang.

Yusuf Estes, yang juga mantan imam tetap markas militer AS di Texas dan dai di penjara sejak 1994 itu, memberikan tips bagi mereka yang ingin mengetahui lebih banyak tentang Islam yang sebenarnya. Upaya itu terbantu oleh kehadiran berbagai situs Islam di internet. (rpblk/fani)

(Sumber: alislamu.com)

Kategori:Berita Dunia Islam Tag:
  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: