Beranda > Ibu Hamil > Mengenali Tanda-Tanda Melahirkan

Mengenali Tanda-Tanda Melahirkan

bayibalita

Proses persalinan setiap wanita berbeda, namun tanda-tanda ibu akan melahirkan sama. Bagi wanita yang sedang hamil besar, tentunya harus mengetahui tanda-tanda kapan bayi dalam kandungan harus dilahirkan. Sehingga dengan mengetahui tanda-tanda akan melahirkan, Anda akan mengetri kapan saat yang tepat untuk pergi ke rumah sakit.

Dr Erick, spesialis kandungan menuturkan, proses setiap wanita saat persalinan berbeda. Tetapi tanda-tandanya sama.

”Biasanya saat akan melahirkan, ibu akan merasa adanya kontraksi rahim yang teratur. Dan ini merupakan salah satu tanda yang akan dialami semua ibu yang akan melahirkan,” terangnya.

Tidak seperti kontraksi Braxton hick, kontraksi timbul secara teratur, mula-mula kontraksi hanya sebentar kemudian bertambah lama dan bertambah kuat, dan kontraksi terjadi simetris di kedua sisi perut mulai dari bagian atas dekat saluran telur ke seluruh rahim, dan nyeri tidak hilang atau berkurang dengan istirahat atau elusan saja.

Bagi ibu yang akan melahirkan dan mulai terasa kontraksi yang nampak teratur, mulailah untuk menghitung waktunya. Biasanya, persalinan hanya terjadi bila kontraksi menjadi semakin dekat 40 detik antara kontraksi lainnya. Persalinan pertama kali akan berlangsung 12-14 jam sehingga lebih baik anda menunggu dirumah sambil beristirahat mengumpulkan energi untuk persalinan. Jadi jika kontraksi anda sudah setiap 5 menit sekali atau sangat sakit anda dapat pergi ke rumah sakit.

‘”Setelah tanda kontraksi teratur, maka akan keluar darah bercampur lendir, ini merupakan tanda kedua akan terjadinya persalinan,” ujarnya.

Ia menerangkan, darah bercamur lendri ini terjadi karena sumbatanyang tebal pada mulut rahim terlepas. Sehingga menyebabkanlendri yang berwarna kemerahan. Karena bercampur darah.

Sedangkan tanda ketiga adalah pecahnya air ketuban. Kantung ketuban yang mengelilingi bayi pecah sehingga air ketuban keluar ( Normal air ketuban adalah cairan yang bersih, jernih dan tidak berbau).

”Bila cairan ketuban telah pecah, segeralah ke rumah sakit atau ke bidan. Karena itu merupakan tanda waktunya bayi harus dikeluarkan. Meskipun, ibu hamil tidak merasakan tanda-tanda adanya kontraksi maupun keluarnya darah bercampur lendir,” pungkas Dr Erick.

About these ads
Kategori:Ibu Hamil
  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: